FUN

SELAMAT DATANG DI BLOG PURI DWI PRIAMBODO

Sabtu, 02 April 2011

Harga Motherboard Bakal Naik Bulan Mei 2011 Mendatang By thePinkFighter on March 31st, 2011

Tahukah Anda? Serangkaian gempa bumi dengan disertai Tsunami yang mengguncang Jepang pada awal bulan Maret yang lalu tampaknya telah membawa pengaruh yang signifikan bagi industri komputer secara keseluruhan. Dan ini boleh jadi secara tidak langsung akan memberikan kontribusi pada kenaikan harga motherboard kedua yang dampaknya bakal segera Kita ketahui tahun ini, menurut sumber-sumber yang berasal dari para pemain utama motherboard baru-baru ini.
Memang agak masuk akal kalau hal ini bakal terjadi dalam waktu dekat, mengingat bencana gempa bumi yang disertai Tsunami tersebut telah meluluh lantahkan fasilitas produksi beberapa pembuat komponen hulu profil tingkat tinggi, yang notabene telah banyak berperan dalam pengembangan manufaktur motherboard selama ini.
Belum lagi dengan adanya krisis reaktor pembangkit nuklir Fukushima Jepang yang selanjutnya sedikit banyak akan mempengaruhi produksi komponen, sehingga rantai penyaluran ke hulu diperkirakan akan menderita kekurangan yang serius, menurut Laporan DigiTimes.
Dengan berbagai rentetan bencana yang terjadi tersebut, boleh jadi ini pada akhirnya akan menyebabkan kenaikan harga yang signifikan terhadap komponen di hilir industri TI ini. Dan dengan begitu, praktis juga akan mempengaruhi harga penjualan ritelnya.
Menurut sumber yang dikutip oleh DigiTimes, beberapa pembuat motherboard telah mengalami fluktuasi harga dan kenaikan bahan baku beserta komponennya sebelumnya. Dan boleh jadi hal ini akan menjadi lebih jelas terasa mulai bulan April 2011 ini disaat persediaan (stok) diperkirakan sedang menurun. Akibatnya, harga-harga motherboard praktis bakal meningkat antara 3 sampai dengan 8% dimulai pada bulai Mei nanti, tetapi yang pasti ini akan disesuaikan setiap bulannya tergantung pada biaya produksi motherboardnya .
Kenaikan ini adalah kedua kalinya terjadi pada tahun 2011 ketika harga motherboard naik dan kenaikan harga pertama saat itu disebabkan karena kekurangan tenaga kerja di Cina dan disusul dengan meningkatnya biaya bahan baku yang memaksa produsen seperti Asus dan Gigabyte untuk meningkatkan harga produk mereka sekitar 5-10%. Dengan melonjaknya harga tersebut kemungkinan juga bisa mempengaruhi harga-harga komponen perangkat keras PC lainnya seperti processor dan kartu grafis.

CommunicAsia 2011 Siap Iringi Pertumbuhan TIK

CommunicAsia 2011 Siap Iringi Pertumbuhan TIK
Rabu, 30 Maret 2011 07:00 | Ditulis oleh Erry FP. |



Industri TI dan komunikasi (TIK) di Indonesia diperkirakan tumbuh 15% pada tahun 2011. Sementara itu, komputasi dan layanan awan kian signifikan penggunaannya. Demikian pula aplikasi bergerak dan media sosial siap memainkan peranan lebih besar untuk mendorong pencapaian target bisnis.
Hal tersebut merupakan rangkuman dari prediksi IDC, seperti diungkapkan Rizki Muhammad Ridwan (analis pasar senior IDC Indonesia). “Mobility, social media, dan cloud services dapat menjadi solusi kunci bagi para pemain bisnis, bukan lagi sekadar mengenai tren,” ujarnya.
Atas dasar itulah, perusahaan-perusahaan Indonesia sepertinya bakal menyambut gembira ajang CommunicAsia 2011 yang bakal dilangsungkan di Singapura, 21 – 24 Juni mendatang. Soalnya, di sana nantinya mereka bisa menyaksikan perkembangan TI terbaru, khususnya bagi segmen korporat.
Tahun ini, fokus terbesar CommunicAsia 2011 terletak pada tren berbasis broadband, Cloud Computing, dan Mobile Value Added Services.
Di venue acara yakni Marina Bay Sands, para peserta akan memperoleh kesempatan mengikuti konferensi, seminar, serta pameran teknologi di area TechZones dan Technology Trails yang menampilkan produk, teknologi, dan solusi seperti OEM/ODM in Action, ‘Fibre’ for the NextGen Services, NextGen Services and Applications, dan banyak lagi.
Masih terkait dengan CommunicAsia2011, EnterpriseIT2011 akan menghadirkan dua TechZones – ICT berkelanjutan dan Cloud Computing – untuk menampilkan solusi kunci dan baru, untuk membantu perusahaan-perusahaan menjawab kebutuhan evolusi ke arah ”The Business World of Tomorrow”.
Bersamaan dengan CommunicAsia 2011, diselenggarakan pula acara BroadcastAsia 2011, konferensi dan pameran bertema industri penyiaran dan media digital. Teknologi yang diangkat antara lain inovasi terbaru 3D, playout services, efek khusus, juga Hybrid broadcast broadband TV (HbbTV)
“Tidak ada ajang lain di seluruh dunia yang menggabungkan penyiaran, digital media, dan teknologi informasi-komunikasi dalam satu kota, dalam satu pekan. BroadcastAsia2011 dan CommunicAsia2011 akan menjadi ajang internasional di Asia bagi para pemimpin bisnis, pejabat pemerintahan, dan profesional bidang niaga,” tukas Victor Wong (Project Director dari Ajang-ajang Komunikasi, Singapore Exhibition Services).